WAEKASAR BANJIR PENDEKAR IPSNU PAGAR NUSA
SALAM 86 PAGAR NUSA JAYA
LAA GHOLIBA ILLABILLAH
- Pagar Nusa punya gawe besar. Organisasi
otonom Nahdlatul Ulama (NU) itu berencana menggelar apel akbar sepuluh
ribu pendekar yang akan digelar di sejumlah daerah.
- "Apel sepuluh ribu pendekar Pagar Nusa
ini kami gelar di tujuh titik. Dimulai dari Lampung pada 31 Mei ini,"
ungkap Ketua Panitia apel sepuluh ribu pendekar Pagar Nusa Doddy Dwi
Nugroho di Jakarta Rabu (25/5).
-
- Menurut Doddy, kegiatan itu bukan
sekadar ajang show off force bagi para pendekar Pagar Nusa. Kegiatan
tersebut sebagai upaya untuk menyolidkan komitmen para pendekar Pagar
Nusa dalam membela Islam (NU) dan segenap bangsa Indonesia. "Ya, ini
lebih dari sekadar pertunjukkan pendekar," tuturnya.
-
- Tujuan pendirian Ikatan Pencak Silat NU
atau Pagar Nusa memang untuk mengawal dan membentengi NU dan segenap
bangsa Indonesia. Hal itu diamini Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.
- "Mengawal NU sebagai semangat agama,
sebagai semangat keberagamaan kita. Kemudian mengawal NKRI sebagai
semangat keberagaman bangsa Indonesia. Itulah Pagar Nusa," kata Said.
- Dia juga menyebutkan hadist yang
artinya: Barang siapa tidak punya tanah, tidak punya tanah air, tidak
punya sejarah, maka tidak punya karakter.
- "Sejarah itu dibangun di atas tanah.
Kalau kita ingin mengukir sejarah, maka kita harus mencintai tanah air
Indonesia," pungkasnya. (jos/jpnn)

Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa menggelar
apel dan pengajian akbar di Lapangan Merdeka, Sribhuwono, Lampung Timur,
Selasa (31/5). Mereka menunjukkan kesetiaan terhadap negara melalui
pertemuan akbar ini.
Acara bertema " Pagar Nusa Bela Bangsa dan
Ulama" ini juga bersamaan pelantikan Pimpinan Wilayah Pagar Nusa
Provinsi Lampung dan Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Tulang Bawang,
Tulang Bawang Barat, Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Timur, Pesisir
Barat, Lampung Utara dan Kabupaten Waykanan.
Melalui Staf Ahli
Bidang Sosial Kementerian Pertahanan RI Mayjen TNI Deny K Irawan, Menhan
Ryamizard Ryacudu menyatakan, masalah bela negara bukan hanya tanggung
jawab Kementerian Pertahanan, melainkan seluruh sumber daya manusia
Indonesia.
"Tugas-tugas bela negara bukan hanya tanggung jawab
TNI semata, tetapi melibatkan seluruh komponen masyarakat baik secara
individu maupun organisasi," kata Menhan.
Suatu negara, lanjut
Menhan, mengalami suatu proses sejarah yang terpecah belah karena tidak
mampu menjaga kemajemukan. "Kita semua tidak menghendaki hal ini terjadi
di bumi pertiwi Indonesia," ujarnya.
Untuk itu, kata Menhan,
dibutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai ilmu
pengetahuan dan teknologi tetapi memiliki kekuatan sikap mental dan
perilaku cinta tanah air dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan
negara.
"Saya mengajak segenap pimpinan pencak silat Pagar Nusa
NU dengan para pendekar untuk bersama-sama senantiasa berbuat yang
terbaik bagi bangsa dan negara sesuai dengan peran dan profesinya
masing-masing," tutup Menhan.
Ketua PP Pagar Nusa NU Ajengan
Mimih Haeruman mengungkapkan, salah satu perumus Pancasila adalah putra
Hadratus Syekh Hasyim Asyari KH Wahid Hasyim. "Jadi kita tidak perlu
menawarkan membela negeri ini. Bagi kita, NU sudah jelas. Final NKRI,
final Pancasila, final Undang-Undang Dasar 1945," seru Pengasuh
Pesantren Manuk Heulang, Tasikmalaya.
Sekretaris Jenderal PBNU H
Helmy Faishal Zaeni menegaskan, NU sebagai ormas Islam terbesar di
Indonesia siap mencegah aksi kelompok-kelompok yang berusaha melemahkan
negara. "NU, pesantren, para pendekar dan kiai siap mengawal Pancasila
dan NKRI," kata Helmy.
Helmy meminta pemerintah RI untuk bersikap
tegas membubarkan ormas-ormas yang selama ini menolak Pancasila dan
NKRI. "Pembiaran terhadap gerakan-gerakan subordinasi, gerakan-gerakan
terorisme itu sama saja menumbuhkembangkan ajaran terorisme," katanya.
Acara
apel dan pengajian akbar ini diikuti sedikitnya 10 ribu pendekar Pagar Nusa
se-Provensi Lampung, dan dimeriahkan beragam atraksi di antaranya,
memegang bom (mercon besar), dilindas truk, gerakan silat Magadir hingga
berjalan di atas kobaran api.
Salam Pagar Nusa se-Nusantara, Laa Gholiba Illabillah ..
By . PSNU Pagar Nusa Cabang Kabupaten Buru/ Ranting Waekasar
Pagar Nusa Luaaarrrr biasaaaa
BalasHapus